ads display

‎Curanmor, Judi Online dan Narkoba Disorot, Kinerja Polsek Delitua di Pertanyakan?‎‎

Redaksi
10 Agu 2026 | Agustus 10, 2026 WIB Last Updated 2026-08-10T12:36:06Z

Terduga Pelakau Curanmor di Tabgkap

‎INDOKOM NEWS | Persoalan keamanan di wilayah hukum Polsek Delitua kembali menjadi sorotan. Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dugaan peredaran narkoba hingga aktivitas judi online dikeluhkan masyarakat.

‎Pengungkapan kasus curanmor terhadap pria berinisial DA (23) oleh Polsek Delitua memang patut diapresiasi. Kapolsek Delitua AKP Kenedy Sitompul, Senin (10/8/2026), menyebut DA diduga terlibat sedikitnya dalam enam laporan polisi terkait curanmor.

‎Polisi juga menyebut DA merupakan residivis kasus serupa. Dalam pengembangan kasus, DA disebut berupaya melarikan diri sehingga petugas memberikan tindakan tegas dan terukur. Hasil kejahatan tersebut, menurut polisi, digunakan untuk bermain judi online.

‎Namun di tengah pengungkapan tersebut, muncul pertanyaan dari masyarakat. Mengapa sejumlah laporan curanmor yang telah dibuat warga hingga kini disebut belum menemukan titik terang?

‎Salah satunya adalah Laporan Polisi Nomor LP/B/137/IV/2026/SPKT/Polsek Delitua/Polrestabes Medan. Berdasarkan keluhan yang diterima, laporan tersebut hingga kini disebut belum mengungkap pelaku.

‎Kondisi itu tentu menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.

‎Ada apa dengan Polsek Delitua?

‎Pertanyaan tersebut muncul bukan untuk menyudutkan aparat, melainkan karena masyarakat membutuhkan kepastian hukum dan rasa aman. Setiap laporan kehilangan kendaraan tentu memiliki korban yang mengalami kerugian dan berharap kasusnya ditangani hingga tuntas.

‎Warga juga mengeluhkan dugaan maraknya peredaran narkoba di sejumlah wilayah. Sebagian warga bahkan menduga kondisi tersebut turut memperburuk persoalan kriminalitas, termasuk curanmor. 

‎Selain itu, aktivitas judi online juga menjadi perhatian. Terlebih dalam kasus DA, polisi menyebut uang hasil kejahatan digunakan untuk bermain judi online.

‎Jika persoalan curanmor, narkoba dan judi online memang berkembang bersamaan, masyarakat tentu berharap Polsek Delitua tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelaku di lapangan, tetapi juga membongkar jaringan di belakangnya.

‎Jangan hanya berhenti pada pelaku yang tertangkap. Penadah kendaraan hasil curian, jaringan narkoba dan pihak-pihak yang terlibat dalam praktik perjudian ilegal juga harus menjadi perhatian.

‎Masyarakat membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar penangkapan sesaat. Patroli, pencegahan, pengungkapan laporan lama, pengejaran penadah serta pemberantasan jaringan narkoba dan perjudian harus berjalan secara konsisten.

‎Kini publik menunggu penjelasan Polsek Delitua terkait LP/B/137/IV/2026/SPKT/Polsek Delitua/Polrestabes Medan dan laporan-laporan curanmor lainnya yang disebut belum terungkap.

‎Apakah kasus-kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan, mengalami kendala dalam pengungkapan, atau ada alasan lain?

‎Sebab, kritik publik pada akhirnya bermuara pada satu hal: masyarakat ingin wilayahnya aman dan setiap laporan mereka benar-benar ditindaklanjuti.**

(Redaksi)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • ‎Curanmor, Judi Online dan Narkoba Disorot, Kinerja Polsek Delitua di Pertanyakan?‎‎

Trending Now

Iklan

close