ads display

Polsek Gelap Gulita Saat Listrik Padam, Kapolsek Delitua Malah Asyik Dipijat, Warga Minta Evaluasi

Redaksi
3 Jun 2026 | Juni 03, 2026 WIB Last Updated 2026-06-03T15:14:14Z

Foto : Polsek Gelap Gulita Saat Listrik Padam

MEDAN | Di tengah gangguan listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra, termasuk Sumatera Utara, pada Jumat (22/5/2026) malam, pemandangan berbeda justru terlihat di Mapolsek Delitua.

Saat masyarakat menghadapi kesulitan akibat padamnya listrik sejak pukul 18.44 WIB, Kapolsek Delitua AKP Kennedy Sitompul disebut terlihat santai dan tidak menunjukkan respons terhadap kondisi gelap gulita yang menyelimuti kantor polisi tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Mapolsek Delitua tampak tanpa penerangan sama sekali. Tidak terlihat adanya genset yang dioperasikan maupun upaya darurat lain untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Yang menjadi sorotan, AKP Kennedy Sitompul bahkan terlihat sedang dipijat oleh petugas kebersihan yang akrab disapa "Si Bisu" di depan pintu masuk Polsek Delitua, saat kondisi kantor dalam keadaan gelap.

"Siapa abang? Dari mana?" tanya Kapolsek kepada wartawan yang sedang mendokumentasikan situasi di lokasi.

Setelah memperkenalkan diri, wartawan kemudian mempertanyakan kondisi tahanan serta pelayanan masyarakat di tengah padamnya listrik.

"Bang izin, kalau kondisi gelap seperti ini bagaimana keadaan tahanan? Dan bagaimana masyarakat yang ingin membuat laporan jika Polsek tidak memiliki penerangan?" tanya wartawan.

Namun pertanyaan tersebut disebut tidak mendapat jawaban dari Kapolsek.

Pemadaman listrik yang berlangsung hampir 24 jam itu berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat. Sejumlah warga bahkan terpaksa mencari lokasi yang masih memiliki pasokan listrik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi gelap di lingkungan Polsek Delitua juga menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan tahanan serta pelayanan kepada masyarakat yang ingin membuat pengaduan. Beberapa warga mengaku mengurungkan niat untuk melapor setelah melihat kantor polisi dalam kondisi minim penerangan.

Salah seorang warga Delitua, Suyut, menilai pimpinan Polsek seharusnya memiliki langkah antisipasi ketika mengetahui akan terjadi pemadaman listrik.

"Kalau sudah tahu listrik padam, seharusnya ada upaya menghidupkan genset atau minimal menyediakan penerangan darurat. Sebagai pimpinan, Kapolsek juga harus memastikan kesiapan fasilitas pendukung. Kalau memang tidak siap menghadapi situasi seperti ini, perlu dilakukan evaluasi," ujarnya.

Sementara itu, Manager Komunikasi dan TJSL PT PLN (Persero) UID Sumatera Utara, Darma Saputra, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan kelistrikan yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra.

Menurutnya, gangguan dipicu masalah pada jaringan transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai akibat cuaca ekstrem yang berdampak pada sistem kelistrikan di berbagai daerah, termasuk Sumatera Utara.

PLN menyatakan terus melakukan percepatan pemulihan dan hingga Sabtu (23/5/2026) pagi, ratusan penyulang yang terdampak telah berhasil dinormalkan.

Selain Sumatera Utara, pemadaman listrik juga dirasakan masyarakat di Riau, Jambi, Sumatera Barat, hingga Aceh sebelum pasokan listrik berangsur pulih pada Sabtu malam.**

Sumber : Narasi Sumut

(Red/Vona.T)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Polsek Gelap Gulita Saat Listrik Padam, Kapolsek Delitua Malah Asyik Dipijat, Warga Minta Evaluasi

Iklan

close