REDAKSI
Jumat, 03 Desember 2021, 12/03/2021 WIB
Last Updated 2021-12-03T08:52:32Z
Hukum

Diduga Korban Tabrak Lari, Pria Paruh Baya Di Temukan Tewas

Advertisement
MEDAN INDOKOM NEWSTV Adanya temuan mayat diduga korban tabrak lari di Jalan Raya AH Nasution, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, Medan Sumatera Utara, pada hari, Jumat 3 Desember 2021, sekira pukul 01.30 Wib.

Korban adalah ,Sugandi Wijaya (55) warga Jln B Hamid Komplek Ruko Katamso Indah, pertama kali ditemukan oleh warga dan kemudian melaporkannya ke Polsek Delitua.

Petugas kepolisian dari Polsek Delitua yang mendapat informasi dari masyarakat atas temuan mayat tersebut ,langsung turun kelokasi kejadian guna melakukan penyelidikan.

Menurut Kapolsek Delitua AKP Zulkifli Harahap dalam rilisnya di Whatshap Grub "Merah Putih" , pada hari jumat 3 Desember 2021 sekitar pukul 02.00 wib. 

Petugas kepolisian mendapat informasi adanya temuan mayat di Jln.AH.Nasution Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, lalu dilakukan olah Tempat Kejadian Pekara (TKP).

Selanjutnya, menurut keterangan saksi saksi kepada petugas kepolisian di lapangan pada pukul 23.30 Wib, saksi mendengar suara seretan/Kecelakaan dan saksi melihat Sepeda motor terjatuh, tidak melihat plat Sepeda Motornya.

Kemudian saksi kembali masuk ke Door Smeer tempat saksi jaga malam.Kemudia pada 00.30 Wib saksi keluar lagi, dan melihat seorang tergeletak di depan toko tersebut.

Selanjutnya saksi memanggil kepling ke TKP untuk menghubungi pihak kepolisian polsek Delitua.

Hasil yang ditemukan di TKP oleh petugas kepolisian, menemukan Sendal sebelah kanan berjarak -+ 40 m dari mayat di temukan didepan Ruko Toko Ban.

Selain itu, ditemukan tutup batre dan pecahan Kap sepeda motor berjarak -+ 10 m dari sendal sebelah kanan korban, Sendal kiri didekat korban, 1 buah kunci sepeda moror, uang tunai Rp 140.000 dari kantong celana korban.

Sedangkan luka luka pada tubuh korban,luka lecet di bagian perut,luka lecet di lengan kanan,pelipis kanan luka sobek,pinggang kiri luka dan kaki bagian pahak patah. Lalu melaksanakan proses penyelidikan,Tutup AKP Zulkifli.