ads display

Drainase Proyek Jalan Desa Negara–Sp. Greahan Jadi Sorotan, Warga Desak Dinas Turun Tangan

Redaksi
6 Okt 2026 | Oktober 06, 2026 WIB Last Updated 2026-10-06T12:36:07Z

Proyek Drainase Diduga Dikerjakan Asal Jadi


INDOKOM NEWS | Proyek peningkatan ruas jalan Desa Negara–Sp. Greahan, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, dengan nilai kontrak mencapai Rp2.544.433.000, yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), mulai menjadi sorotan masyarakat.

Proyek yang dikerjakan oleh CV H. Simon tersebut diduga dikerjakan tidak sesuai dengan standar teknis dan memunculkan pertanyaan publik terkait kualitas pekerjaan. Bahkan, masyarakat menduga terdapat indikasi penyimpangan yang perlu diperiksa oleh instansi berwenang.

Pantauan awak media di lokasi pada Senin, 5 Oktober 2026, menemukan sejumlah kondisi pada pekerjaan saluran air atau drainase yang dinilai janggal. Sebagian dinding drainase yang telah selesai dikerjakan terlihat tidak lurus dan berkelok di sejumlah titik. Selain itu, ketebalan dinding saluran juga tampak tidak seragam.

Hal lain yang menjadi perhatian adalah tidak terlihatnya penggunaan tulangan besi pada bagian drainase yang telah dikerjakan. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai metode konstruksi serta kesesuaiannya dengan gambar dan spesifikasi teknis pekerjaan.

Sejumlah warga sekitar mengaku kecewa dengan hasil pekerjaan yang mereka lihat. Menurut mereka, proyek dengan anggaran lebih dari Rp2,5 miliar semestinya menghasilkan pekerjaan yang berkualitas dan sesuai standar.

"Dana yang digunakan cukup besar, lebih dari Rp2,5 miliar, tetapi hasilnya seperti ini, terlihat berkelok-kelok. Ketebalan dindingnya juga tidak sama. Yang aneh, di papan proyek tidak dijelaskan mengenai pekerjaan saluran air atau drainase," ujar seorang warga.

Warga lainnya mengatakan keberadaan drainase sangat penting mengingat volume air yang mengalir cukup besar ketika hujan deras. Selain itu, ruas jalan tersebut juga sering dilalui kendaraan bertonase berat.

"Kalau hujan deras, volume air yang melewati jalan ini cukup besar. Bahkan sebagian jalan bisa tergenang. Truk juga banyak melintas. Kalau drainasenya dikerjakan asal jadi, kami khawatir tidak bertahan lama dan cepat rusak," sambung warga.

Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai kondisi drainase tersebut, seorang pria bermarga Tambunan, yang mengaku sebagai mandor lapangan, memberikan penjelasan.

Menurut Tambunan, bentuk drainase yang terlihat berkelok atau tidak lurus disebabkan adanya keberatan dari sejumlah warga karena lahan mereka terdampak pekerjaan proyek.

Mengenai ketebalan dinding drainase yang terlihat tidak seragam, Tambunan mengatakan pekerjaan tersebut belum selesai. Bagian yang dinilai kurang ketebalannya, menurut dia, nantinya akan dikikis atau disesuaikan kembali.

Namun, penjelasan tersebut masih menyisakan pertanyaan terkait standar ketebalan dinding yang telah dikerjakan, dimensi saluran, kelurusan konstruksi, serta kesesuaiannya dengan gambar kerja dan spesifikasi teknis proyek.

Masyarakat berharap Dinas SDABMBK Kabupaten Deli Serdang tidak tinggal diam dan segera melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi. Pemeriksaan diharapkan mencakup ketebalan dinding, kualitas material, dimensi drainase, metode pelaksanaan, hingga kesesuaian pekerjaan dengan dokumen kontrak dan spesifikasi teknis.

Warga juga menyatakan akan menempuh jalur pengaduan kepada pihak berwenang dan aparat penegak hukum apabila ditemukan dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Masyarakat menegaskan bahwa anggaran yang digunakan berasal dari APBD atau uang rakyat sehingga pelaksanaannya harus transparan, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan.

(Nando Ginting)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Drainase Proyek Jalan Desa Negara–Sp. Greahan Jadi Sorotan, Warga Desak Dinas Turun Tangan

Trending Now

Iklan

close