REDAKSI
Rabu, 15 September 2021, 9/15/2021 WIB
Last Updated 2021-09-14T23:35:28Z
Kilas Daerah

15 Rumah di Tasikmalaya Rusak Diterjang Longsor

Advertisement
JAWA BARAT (indokomnewstv) Longsor menyebabkan kerusakan rumah warga dengan tingkat ringan hingga sedang. Sebanyak 14 unit mengalami kerusakan ringan dan 1 rusak sedang yang tersebar di beberapa kecamatan, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Jawa Barat, Senin (13/09/2021).

Selain menyebabkan kerusakan pada sektor pemukiman, kejadian ini mengakibatkan longsor di jalan raya dan menutup akses transportasi di beberapa titik.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya telah melakukan upaya penanganan darurat pasca longsor.

Pada jalan yang ditutup, BPBD telah berhasil membuka akses jalan, seperti di Desa Ereunpalay dan Bojongsari. Sementara jalan belum dapat diakses, pemerintah daerah terus mengupayakan perbaikan darurat.

Dalam upaya menghadapi keadaan darurat tersebut, BPBD setempat mengoperasikan dua perahu karet dan personel untuk mempersiapkan dan membantu warga yang hendak melintasi kecamatan Karangnunggal.

Dilihat dari analisis inaRISK, Kabupaten Tasikmalaya merupakan daerah dengan potensi bahaya longsor sedang hingga tinggi. Sebanyak 35 kecamatan berada dalam potensi bahaya ini.

Daerah-daerah tersebut merupakan kecamatan dengan potensi erosi sedang sampai tinggi, seperti Kecamatan Cipatujah, Karangnunggal, Cikalong, Cibalong, Bojongasih, Sodonghilir dan Culamega.

Demikian pula analisis potensi pergerakan tanah pada September 2021 dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), jumlah wilayah di Kabupaten Tasikmalaya termasuk dalam kategori sedang hingga tinggi.

total 39 daerah dalam kategori tersebut dan di antaranya merupakan daerah yang baru berdiri.

Menyikapi bencana tanah longsor dan banjir, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi bahaya hidrometeorologi.

Hujan dengan durasi yang lama bisa menjadi salah satu pemicu pergerakan tanah. Untuk itu masyarakat harus senantiasa memperhatikan daerah sekitar, terutama yang tinggal di dekat lereng yang dikelilingi tebing atau perbukitan.**